KUNJUNGAN – Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke wilayah operasional PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (23/1/2026
TITIKNOL.ID,TARAKAN – Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke wilayah operasional PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (23/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kinerja sektor hulu migas di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) yang dikelola oleh anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Tim Kunspek Komisi XII DPR RI, Dony M. Oekon, memberikan apresiasi atas capaian PHI yang berhasil melampaui target produksi tahun 2025. Tak hanya soal angka, PHI juga dinilai unggul dalam menjaga standar keselamatan kerja.
“Saya mengapresiasi capaian PHI yang melampaui target 2025 dengan catatan zero fatality. Capaian ini mendukung target lifting migas nasional. Semoga PHI menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar produksi terus meningkat menuju target besar di tahun 2030,” ujar Dony.
Tantangan Mengelola Lapangan Tua (Mature) Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menjelaskan bahwa tantangan utama di wilayah Kaltara adalah kondisi lapangan migas yang sudah masuk kategori mature atau lapangan tua. Secara alami, lapangan-lapangan ini mengalami penurunan produksi (natural declining).
“Untuk menjawab tantangan tersebut, kami konsisten melakukan optimalisasi operasi, efisiensi biaya, serta penerapan teknologi tepat guna. Fokus utama kami tetap pada aspek keselamatan dan keandalan aset,” jelas Sunaryanto yang akrab disapa Anto.
Langkah strategis ini diambil guna mendukung ambisi nasional mencapai produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 ribu MMSCFD gas bumi pada periode 2029-2030.
Komitmen Lingkungan dan ESG Selain urusan produksi, PHI juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pengelolaan limbah operasional, pengendalian emisi, serta mitigasi risiko lingkungan menjadi prioritas dalam setiap tahap kegiatan hulu migas.
“Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan investasi hulu migas dengan tetap menjaga keekonomian proyek serta perlindungan lingkungan hidup,” tambah Anto.
Melalui dialog ini, Komisi XII DPR RI berkomitmen untuk membawa masukan dari lapangan dalam penyusunan kebijakan sektor energi mendatang.
Sinergi antara legislatif, pemerintah, dan PHI diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. (*)












