SamarindaTitiknolKaltim

Andi Harun Tekankan Tim Walikota Pembangunan Samarinda Harus Beri Dampak Nyata Bagi Pembangunan

31
×

Andi Harun Tekankan Tim Walikota Pembangunan Samarinda Harus Beri Dampak Nyata Bagi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
AKSELERASI PEMBANGUNAN - Memasuki hari ke-10 Ramadan, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda menggelar agenda buka puasa bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada Sabtu (28/2/2026). (HO/Pemkot Samarinda)

Bukan sekadar kumpul-kumpul atau simbol semata, Wali Kota Samarinda Andi Harun tegaskan TWAP harus beri dampak nyata dan kawal ketat arah pembangunan daerah

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Memasuki hari ke-10 Ramadan, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda menggelar agenda buka puasa bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada Sabtu (28/2/2026). 

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengonsolidasi arah pembangunan daerah.

Acara yang berlangsung di kediaman Ketua TWAP Samarinda, Syaparuddin, di Perumahan Cluster Etam, Jalan Eri Suparjan ini dihadiri oleh hampir seluruh personel TWAP.

Suasana hangat dan akrab menyelimuti diskusi yang mengusung tema besar “Mencintai Samarinda dengan Kerja Nyata”.

Ketua TWAP Samarinda, Syaparuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga konsistensi pembangunan di bawah kepemimpinan Walikota Andi Harun dan Wakil Walikota Saefuddin Zuhri. 

Ia menyebut bahwa visi besar pemerintah telah tertuang sistematis dalam dokumen perencanaan daerah, seperti RPJMD dan RKPD.

Syaparuddin merinci tiga pilar utama yang menjadi fokus utama saat ini:

  • Pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif.
  • Pembangunan sosial melalui peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan.
  • Perlindungan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

“Seluruh visi besar dan gagasan strategis telah dituangkan secara jelas oleh Pak Wali Kota. TWAP berkomitmen terus menjadi mitra strategis untuk mengawal agar setiap kebijakan tetap berada di jalur yang tepat demi kepentingan masyarakat,” ujar Syaparuddin.

Dalam arahannya, Walikota Andi Harun memberikan pesan kuat agar TWAP tidak sekadar menjadi forum terbatas atau simbol administratif.

Ia menegaskan bahwa peran TWAP sangat strategis sebagai penguat dan pengawal kinerja perangkat daerah.

“TWAP itu harus berdampak. Sebagai Wali Kota, saya tidak mungkin mengawasi detail pekerjaan dinas satu per satu. Di sinilah peran TWAP sebagai pengingat dan pengawal arah pembangunan,” tegas Andi Harun.

Baca Juga:   Warga Kutai Barat Sulit Dapatkan Beras, Polisi Turun Tangan Bantu Stabilkan Harga

Beliau juga mengingatkan agar TWAP menghindari sifat eksklusif.

Seluruh sumber daya manusia dan keahlian yang ada di dalam tim harus dilibatkan secara proporsional sesuai kapasitasnya masing-masing.

“Tidak boleh TWAP seolah-olah hanya milik beberapa orang. Jangan sampai ada anggota yang hanya dipanggil saat membaca doa, sementara kontribusi keilmuannya tidak dimanfaatkan. Itu tidak boleh terjadi,” tambahnya.

Solusi Nyata untuk Masalah Kerakyatan

Lebih lanjut, Andi Harun menekankan bahwa kerja pemerintah harus bermuara pada penyelesaian persoalan nyata di lapangan, mulai dari penanganan banjir, pengelolaan sampah, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kesejahteraan warga.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukanlah kekurangan referensi atau kajian, melainkan cara menggerakkan seluruh elemen secara bersama-sama.

Terlebih dalam menyukseskan agenda besar lingkungan hidup, seperti Gala Puncak yang menjadi komitmen daerah dalam melestarikan ekosistem.

Keberhasilan pembangunan bukanlah kemenangan individu, melainkan kemenangan kolektif. 

“Ini sejalan dengan nilai agama yang menempatkan kemaslahatan sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (*)