TITIKNOL.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia masa bakti 2025–2030.
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026), yang dihadiri ratusan kepala daerah penghasil sawit.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar daerah sekaligus memperjuangkan kepentingan sektor perkebunan sawit berkelanjutan.
Usai dilantik, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan, kepengurusan AKPSI ke depan harus solid, inovatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan global, mulai dari isu keberlanjutan hingga perubahan iklim.
“Termasuk implementasi ISPO, diversifikasi usaha, agroforestri, hingga persoalan lahan dan kebakaran hutan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Mudyat juga menegaskan komitmen AKPSI dalam mendukung program strategis nasional, termasuk pengembangan biodiesel B50 yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha sawit.
Sementara itu, Sudaryono menekankan pentingnya peran AKPSI dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sawit dunia yang berdaya saing.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak kolaborasi antar daerah sekaligus mitra strategis pemerintah.
AKPSI dinilai memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi dan advokasi bagi daerah penghasil sawit dalam mendorong kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Kepemimpinan Mudyat Noor diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor perkebunan sawit. (*/)
Mudyat Noor Resmi Pimpin AKPSI 2025–2030, Siap Perkuat Sawit Berkelanjutan












