TINJAU – Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat meninjau gudang logistik KPU Kutai Timur. Ia mengaku ada 2 daerah yang rawan saat distribusi logistik di Kutim. TITIKNOL.ID/HO/KOMINFO KALTIM
TITIKNOL.ID,SANGATTA – Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik memastikan logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Kutai Timur tersedia.
Hal ini disampaikan setelah meninjau gudang logistik KPU Kutai Timur.
Dalam kunjungan ini, Akmal Malik didampingi Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua KPU Kabupaten Kutai Timur Ulfa Jamilatul Farida.
Ia menjelaskan, secara umum logistik sudah sampai di KPU Kutim dan jumlahnya sudah cukup, sehingga nanti 5 hari sebelum pencoblosan akan langsung didistribusikan ke kecamatan-kecamatan.
Mengenai lokasi rawan, Akmal menyebut ada 2 lokasi, namun yang dimaksud rawan disini bukan rawan keamanannya melainkan karena letak posisi geografisnya yang jauh.
“Yang terjauh itu di dekat perbatasan Kabupaten Berau dekat Biduk-Biduk yakni Desa Tanjung Mangkalihat dan Desa Sandaran. Jadi artinya pasti membutuhkan upaya ekstra untuk menggerakkan logistik ke sana itu saja,”ungkapnya.
Ia juga mengaku bersyukur berkat dukungan dari semua pihak baik jajaran forkopimda, bahkan datang dari pihak swasta yang sangat mensupport membantu pergerakan logistik ke daerah yang jauh tersebut.
Untuk itu pihaknya berkomitmen untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar dan demokratis.
Kesiapan logistik menjadi kunci utama dan ia terus memastikan bahwa semua persiapan berjalan sesuai rencana.
“Mudahan partisipasi kita bisa lebih dari 79,5 persen. Sekali lagi terima kasih semuanya sudah terkondisi dengan baik. Kita berdoa, mudah mudahan. Pelaksanaan pemilu tanggal 14 Februari 2024 semua berjalan dengan baik,” katanya seperti dikutip dari laman Kominfo Kaltim.
Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Kutai Timur, Ulfa Jamilatul Farida
menambahkan untuk surat suara yang rusak dibawah dua persen dan itu sudah terselesaikan oleh pihak penyedia.
“Surat suara yang rusak dibawah dua persen dan itu sudah terselesaikan oleh pihak penyedia. Sedikit sekali, pak Gubernur,”ujar Farida.
Pada pemilu tahun ini, Kabupaten Kutim terdapat sebanyak 299.914 daftar pemilih tetap (DPT). Dan sebanyak 1.185 TPS dari 141 desa/kelurahan di 18 kecamatan. Kemudian ada 5 TPS Khusus. (*)












