Balikpapan

2 Cara Memperingati Hari Lahir Pancasila di Balikpapan Kaltim

×

2 Cara Memperingati Hari Lahir Pancasila di Balikpapan Kaltim

Sebarkan artikel ini
HARI LAHIR PANCASILA - Memperingati Hari Lahir Pancasila di area parkir GOR Serbaguna Gelora Kadrie Oening, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (1/6/2024). Kegiatan ini juga sama halnya digelar di Kota Balikpapan dengan selenggarakan upacara bendera dan berbagi bendera merah putih ke masyarakat. (Instagram @pemprov_kaltim)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Memperingati Hari Lahir Pancasila tidak hanya dirayakan di Dumai Riau, akan tetapi di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur turut juga meramaikannya.

Khusus untuk di Kota Balikpapan, terdapat 2 cara untuk memaknai Hari Lahir Pancasila. 

Berikut rangkuman yang dihimpun oleh Titiknol.id di Kota Balikpapan terkait peringatan Hari Lahir Pancasila:

1. Upacara Bendera  

Hari Lahir Pancasila pada pagi harinya diselenggarakan upacara bendera yang dibuat oleh Pemkot Balikpapan.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin bertindak sebagai inspektur upacara. Dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Balikpapan.

Dalam kesempatannya, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Kantor Dinas Perhubungan Balikpapan, Kalimantan Timur pada Sabtu 1 Juni 2024.  

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin memaparkan tema Hari Lahir Pancasila 2024 yakni “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.”

Muhaimain sampaikan, Pancasila itu menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

Tentu saja, di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen masyarakat untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Muhaimin.

Sebagai bentuk wujud menjiwai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan, konkritnya bisa melangsungkan gotong-royong. 

“Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila,” tegas Muhaimin. 

2. Berbagi Bendera Merah Putih

Baca Juga:   Cegah Penimbunan BBM Jelang Idul Fitri, Tim Gabungan Sidak SPBU di Balikpapan

Selain upacara bendera, juga dilakukan kegiatan pembagian 1000 Bendera Merah Putih, kepada pengedara yang melintas di depan Kantor Dinas Perhubungan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Mereka yang mendapatkan bendera ini untuk seluruh lapisan masyarakat yang melintas, baik itu yang berjalan kaki, atau juga menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. 

Tujuan dari pembagian bendera merah putih ini tidak lain untuk membangkitkan rasa cinta tanah air Republik Indonesia. 

Kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Balikpapan, Sutadi, pembagian bendera ini merujuk pada gerakan pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih secara nasional yang digawangi oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Kita membagikan seribu bendera. Mulai dari bendera yang besar, hingga yang kecil, ya nantinya diimbau untuk dipajang pada kendaraan motor dan mobil,” ujar Sutadi. (*)