Pertemuan Pj Gubernur Akmal Malik dengan Dubes Denmark tidak terlepas dari isu Kalimantan Timur dipilih sebagai ibu Kota Negara Indonesia yang baru bernama Ibu Kota Nusantara.
TITIKNOL.ID, JAKARTA – Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik melakukan kunjungan atas undanga Dubes Denmark untuk Indonesia di Jakarta.
Pertemuan berlangsung pada Kamis 13 Juni 2024 di kediaman Dubes Denmark di Residence Embassy Of Denmark, Jalan Sriwijaya, Kota Jakarta.
Isi dari pertemuan Pj Gubernur Akmal Malik dengan Dubes Denmark tidak terlepas dari isu Kalimantan Timur dipilih sebagai ibu Kota Negara Indonesia yang baru bernama Ibu Kota Nusantara.
Intinya, Dubes Denmark untuk Indonesia menginginkan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara termasuk ke beberapa wilayah lain di Kalimantan Timur.
“Saya akan datang ke Kaltim,” tutur Sten Frimodt Nielsen, mengutip dari press rilis humas Pemprov Kaltim yang diterima Titiknol.id pada Jumat (14/6/2024).
Senada dengan ini, Dubes Denmark juga sangat terbuka bagi Pj Gubernur Kalimantan Timur bila ingin datang lagi ke Dubes Denmark di Jakarta.
“Pintu rumah kami selalu terbuka untuk Pak Gubernur,” ujar Dubes Sten Frimodt Nielsen.
Kali ini Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik pun berjanji siap menanti kunjungan Dubes Denmark ke Benua Etam Kalimantan Timur.
“Kami akan mengajak anda ke destinasi lain selain di IKN,” ujar Akmal Malik.
Mengenai Ibu Kota Nusantara, kata Akmal Malik, saat ini menjadi magnet tersendiri bagi mata dunia untuk datang ke Bumi Mulawarman, julukan Provinsi Kalimantan Timur.
Untuk rencana kunjungan Dubes Denmark ke Balikpapan dan daerah lainnya, Akmal Malik akan segera menjadwalkannya.
“Nanti kita bisa diskusikan,” beber Akmal Malik yang lahir di Sumatera Barat ini.
Kembali Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini menyampaikan apresiasi atas penerimaan Dubes Sten Frimodt Nielsen.
“Saya sangat berterima kasih untuk keramahtamahan Pak Dubes Denmark,” katanya lagi.
Dikesempatan ini, Akmal Malik berdiskusi bersama Dubes Denmark terkait tata kelola lingkungan, seperti pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Juga masalah pertambangan ilegal dan pembangunan energi listrik memanfaatkan sumber daya air.
“IKN masih menjadi fokus dan isu utama kami untuk bersama-sama diwujudkan,” tegasnya.
Usai bersantap malam dan beramahtamah, silaturahmi diakhiri dengan saling bertukar cinderamata. (*)












