Balikpapan

Paus Tampak di Perairan Dangkal Balikpapan, Dugaan Penyebabnya Terungkap

376
×

Paus Tampak di Perairan Dangkal Balikpapan, Dugaan Penyebabnya Terungkap

Sebarkan artikel ini
PENAMPAKAN MAMALIA PAUS - Viral di sosial media, sebuah momen langka terekam di lokasi yang diduga di perairan Balikpapan, dekat kawasan wisata Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Instagram @media.bpn)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Viral di sosial media, sebuah momen langka terekam di lokasi yang diduga di perairan Balikpapan, dekat kawasan wisata Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Mamalia laut paus besar tiba-tiba muncul ke permukaan laut, mengejutkan para penumpang kapal yang kebetulan berada di lokasi.

Kapal tersebut berwarna merah maroon, dan para penumpangnya menjadi saksi dari kemunculan tak terduga mamalia laut raksasa tersebut.

Mamalia laut, Ikan paus, yang tampak berwarna hitam, terlihat mengapung di permukaan laut dan menyebabkan riak ombak kecil di sekitarnya.

Peristiwa ini terjadi di perairan yang dangkal dekat Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, dan menjadi sorotan karena jarang sekali paus muncul di wilayah tersebut.

Video kejadian ini berhasil didokumentasikan oleh seorang pengguna Instagram dengan nama akun @dilan_lmbo, yang kemudian mengunggahnya melalui akun Instagram @media.bpn pada Senin (23/9/2024). 

Unggahan video tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet yang penasaran dengan kemunculan paus tersebut di laut dangkal.

Beberapa netizen memberikan komentar terkait kemunculan paus itu, termasuk salah satu pengguna dengan nama akun @olaismike, yang mencoba menjelaskan kemungkinan penyebab paus tersebut berada di laut dangkal.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan fenomena ini ia pun menyebutkan

“Sistem navigasi paus terganggu, tanda akan terjadi bencana alam, paus sakit atau terluka, terpisah dari kawanannya, pergantian musim,” tulisnya. 

Fenomena munculnya paus di perairan Balikpapan ini menjadi perhatian banyak orang, mengingat mamalia laut ini biasanya lebih sering ditemukan di perairan dalam. (*)