Bontang

Revitalisasi Pujasera Kampung Selambai di Bontang Kaltim Jangan Bebani APBD

360
×

Revitalisasi Pujasera Kampung Selambai di Bontang Kaltim Jangan Bebani APBD

Sebarkan artikel ini
REVITALISASI PUJASERA BONTANG - Kegiatan rencana revitalisasi Pujasera di Kampung Selambai, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur harus diwujudkan. Nantinya dalam pembangunan revitalisasi Pujasera Kota Bontang, juga tidak perlu berharap banyak pada anggaran daerah APBD Kota Bontang. (HO/Pemkot Bontang)

Revitalisasi Pujasera di Kampung Selambai, Kota Bontang, membutuhkan langkah konkret dari Pemerintah Kota Bontang 

TITIKNOL.ID, BONTANG – Kegiatan rencana revitalisasi Pujasera di Kampung Selambai, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur harus diwujudkan. 

Nantinya dalam pembangunan revitalisasi Pujasera Kota Bontang, juga tidak perlu berharap banyak pada anggaran daerah APBD Kota Bontang. 

Demikian ditegaskan oleh Anggota DPRD Bontang, Faisal yang dikutip Titiknol.id pada Jumat (22/11/2024). 

Dia menyebut, Revitalisasi Pujasera di Kampung Selambai, Kota Bontang, membutuhkan langkah konkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. 

Salah satu prioritas utama adalah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) sebagai syarat pengajuan anggaran dari pemerintah pusat.

Politisi Nasdem ini menegaskan pentingnya percepatan penyusunan DED agar revitalisasi kawasan tersebut dapat segera dimulai. 

Menurutnya, tanpa dokumen tersebut, proposal pendanaan tidak akan diterima.

“DED adalah kunci utama untuk mendapatkan dana dari pusat. Tanpa itu, rencana revitalisasi hanya akan terhenti pada tahap wacana,” tegas Faisal, Jumat (22/11/2024).

Faisal mencontohkan keberhasilan pembangunan jembatan beton di Kampung Selambai yang didanai oleh pemerintah pusat. 

Karena itulah dia mendorong Pemkot Bontang untuk menerapkan strategi serupa dalam renovasi Pujasera agar tidak terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dia tegaskan, butuh koordinasi kuat dengan pemerintah pusat dan provinsi Kalimantan Timur.

Tujuannya, kata dia, supaya bisa memperoleh dukungan anggaran.

“Ini langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan maksimal,” tambahnya.

Revitalisasi Pujasera, lanjut Faisal, akan menjadi upaya penting dalam menghapus citra kumuh Kampung Selambai. 

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan perekonomian warga setempat.

Baca juga: DPRD Bontang Apresiasi Polres, Yusuf: Narkoba Harus Diberantas hingga ke Akar-akarnya

Baca Juga:   Hakim di Bontang Aksi Cuti Bersama, Sidang Ditunda demi Tuntutan Naik Gaji dan Tunjangan

Ia berharap Pemkot Bontang serius menyelesaikan perencanaan tersebut sehingga pembangunan fisik dapat dimulai paling lambat pada 2025.

“Yang kita butuhkan adalah perencanaan matang. Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang masa depan Kampung Selambai sebagai salah satu ikon wisata Bontang,” ungkapnya. (*)