Penajam

Program MBG, Sekda PPU: Peluang dan Tantangan Bagi Daerah

234
×

Program MBG, Sekda PPU: Peluang dan Tantangan Bagi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bersiap mengoperasikan 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG).

Seiring dengan kesiapan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU menuturkan tiap dapur memiliki struktur yang akan dipimpin oleh Kepala SPPG.

“Menurut perhitungan berapa jumlah dapur yang beroperasi di PPU dengan banyaknya penerima manfaat, nantinya tiap dapur akan merekrut sumber daya lokal berdasar kualifikasi tertentu untuk memastikan dapur ini beroperasi sebagaimana fungsinya,” ungkap Tohar, Kamis (13/2/2025).

Pemerintah daerah dalam hal ini berperan penting mengupayakan sumber daya lokal, begitupun material jenis makanan bergizi untuk mendukung program Presiden RI.

“Mulai unsur gizinya dari kandungan nabati maupun hewani, serta bagaimana masyarakat kita mampu menghire peluang ini, tentu menjadi sumber pendapatan baru,” kata Tohar.

Disamping mendukung suksesnya program ini, menjadi harapan bagi pemerintah untuk dapat membuat sirkulasi perekonomian daerah bergerak.

“Merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kita,” katanya.

Pola konsumsi masyarakat yang masih ketergantungan pada bahan-bahan impor memungkinkan daerah penghasil memerlukan pasokan lebih banyak untuk wilayahnya.

“Andaikan bahan itu diperlukan, kemudian didatangkan dari dataran Jawa dan Sulawesi, pemanfaatan secara nasional ini, tentu membuat daerah asal juga memanfaatkan bahan mereka sama atau lebih besar,” ucapnya.

“Pengiriman ini tereduksi, terkurangi dengan program yang akan dilaksanakan di daerah. Oleh sebab itu, dengan berjalannya program MBG maka diharapkan daerah dapat meningkatkan produktivitas bahan pangan, kita sendiri juga produk lokal harapannya terserap maksimal,” pungkasnya.

(TN01)