TITIKNOL.ID – Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, membenarkan adanya insiden yang melibatkan beberapa anggota Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP di Polres Tarakan, Kalimantan Utara.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut hanya kesalahpahaman antar individu dan bukan konflik antar institusi.
“Ini murni kesalahpahaman antar individu, bukan masalah antar institusi. TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan,” ujar Pangdam dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (25/2).
Rudy juga memastikan bahwa situasi di Tarakan telah kembali kondusif pasca-insiden tersebut.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelesaian yang baik dan menjaga suasana tetap aman.
“Saat ini, situasi di Kota Tarakan tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.
Pangdam menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil bertujuan agar informasi yang berkembang tetap sesuai dengan fakta di lapangan.
Dirinya juga menegaskan bahwa TNI dan Polri tetap solid dalam menjalankan tugas menjaga keamanan negara.
Sebelumnya, insiden ini mengakibatkan lima personel Polres Tarakan mengalami luka-luka dan sejumlah fasilitas kepolisian mengalami kerusakan, termasuk ruangan Kapolres Tarakan.
Namun, dengan adanya langkah cepat dari pihak terkait, situasi kini telah terkendali. (*)












