TITIKNOL.ID – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2025 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Jumat (20/06/2025) menjadi panggung bagi Penjabat (Pj). Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Bustan untuk membeberkan geliat pembangunan Kaltara.
Bustan memaparkan berbagai program strategis nasional yang tengah digarap serius oleh Pemprov Kaltara, menunjukkan komitmen nyata daerah dalam menyukseskan agenda pusat.
Salah satu sorotan utama dalam pemaparan Bustan adalah progres Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemprov Kaltara, di bawah arahan Gubernur Zainal A Paliwang telah bergerak cepat dalam mengkoordinasikan program ini.
“Program MBG, kita sudah koordinasi dengan perangkat daerah pengampu, dinas pendidikan, kemudian dinas pertanian terkait ketahanan pangan, serta dinas kesehatan terkait dengan gizi dari makanan tersebut,” jelas Bustan, menggambarkan sinergi lintas sektor. Ia bahkan menyebutkan inisiasi dari Polda Kaltara yang siap menyiapkan lahan untuk pembangunan dapur umum.
Tak berhenti di situ, Pemprov Kaltara juga telah melakukan identifikasi kelayakan lahan untuk percepatan pembangunan dapur MBG.
“Kami sudah melakukan mapping pemetaan lahan milik aset dinas sosial, yang bisa kita bangun untuk dapur umum,” tambahnya, menunjukkan keseriusan dalam perencanaan infrastruktur pendukung.
Selain MBG, Bustan juga menyoroti program strategis nasional lainnya, yakni Sekolah Rakyat.
Pemprov Kaltara telah menginisiasi lahan untuk pembangunannya di Gunung Sari, Kabupaten Bulungan, yang disebutnya strategis karena hanya berjarak sekitar 20 menit dari ibu kota Tanjung Selor. Komitmen ini bahkan sudah sampai pada tahap pengiriman surat ke Kementerian Transmigrasi dan verifikasi bersama Kementerian Sosial, menandakan progres yang signifikan.
Tak hanya itu, program strategis nasional pada pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk dengan Sekolah Unggul Garuda, juga telah dilaksanakan di beberapa wilayah Kaltara.
“Sekolah unggul kita sudah siapkan lahan kurang lebih 8,4 hektare di Kota Baru Mandiri. Tugas kami melakukan sinkronisasi sesuai Asta Cita dan visi misi Gubernur Kaltara,” ujarnya.
Ini menunjukkan bahwa Kaltara tidak hanya fokus pada kebutuhan dasar, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Komitmen Pemprov Kaltara terhadap program-program ini akan diperkuat melalui APBD perubahan tahun 2025 yang akan mendukung dan memprioritaskan realisasinya.
Sebagai tindak lanjut dari Rakernas Forsesdasi 2025, Bustan menyebutkan bahwa Pemprov Kaltara akan segera menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Sekda se-Kaltara. Rakerda ini dijadwalkan pada hari Selasa, 24 Juni 2025, di Tanjung Selor.
“Saya sudah instruksikan tadi kepada Kepala Biro Organisasi untuk menghubungi Ketua Komisariat Sekda se-Kaltara yang diketuai Bupati Malinau,” imbuhnya, menunjukkan koordinasi yang cepat dan efektif.
Rakerda ini akan dihadiri oleh seluruh Sekda se-Kaltara dan Biro Organisasi, serta akan mengundang Kepala Bagian Ekonomi, Badan Pusat Statistik, dan fasilitator Badan Gizi Nasional (BGN) di Kaltara.
Diskusi dalam Rakerda ini akan berfokus pada identifikasi kendala pelaksanaan Program MBG di Kaltara yang masih belum merata di semua wilayah. Tujuannya adalah mencari langkah-langkah solutif agar realisasinya dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*/dkisp/adv)












