TITIKNOL.ID, PENAJAM – Perjuangan tenaga harian lepas (THL) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak pernah padam.
Aspirasi mereka ditanggapi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama pemerintah daerah yang diwakili Sekda, dihadiri seluruh Komisi dan perwakilan honorer.
Untuk memperkuat dukungan kepada honorer, sebagai respons terhadap perlunya pembuktian berbasis data, Komisi I DPRD PPU akan segera mengagendakan langkah lanjutan bersama badan musyawarah (Banmus) DPRD.
“Soal daerah yang menjadi acuan kita, dalam waktu dekat akan kita agendakan bersama Banmus. Komisi I bersama pimpinan DPRD akan mendampingi untuk mencari referensi dari daerah lain yang sudah merekrut PPPK secara penuh,” ujar Ishaq, Kamis (17/7/2025).
Ia menyebut sejumlah daerah baik di dalam Kalimantan Timur (Kaltim) maupun luar Kaltim telah dijadikan rujukan.
Beberapa diantaranya sudah menghapus sistem PPPK paruh waktu dan menerapkan skema penuh waktu bagi seluruh pegawainya.
“Kita sudah pasang jaringan ke beberapa daerah. Harapannya bisa menjalin komunikasi langsung untuk mendapat gambaran utuh dan menjadi masukan bagi daerah,” tambahnya.
Secara pribadi, ia mengaku lebih menyukai sebutan status PPPK penuh senyum, ketimbang penuh waktu.
“Karena ketika teman-teman THL diangkat penuh waktu, mereka senyum semua. Jadi rasanya lebih pas kalau saya sebut PPPK penuh senyum,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi tindak lanjut konkret dari RDPU sebelumnya yang mempertemukan honorer dan pemerintah daerah serta berbagai pendapat dari anggota DPRD.
(TN01)












