Titiknol IKN

OIKN Lelang Proyek Jalan Kawasan Legislatif & Yudikatif IKN Senilai Rp2,9 Triliun, Ini Rinciannya

172
×

OIKN Lelang Proyek Jalan Kawasan Legislatif & Yudikatif IKN Senilai Rp2,9 Triliun, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: TOL JEMBATAN SATWA - Siang itu melakukan perjalanan darat, dari Kota Balikpapan menuju ke Ibu Kota Nusantara di Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu 26 April 2025. Berkesempatan melewati terowongan jembatan satwa daerah Kariangau, Kota Balikpapan. (Titiknol.id/HO PUPR)

TITIKNOL.ID — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi membuka lelang proyek pembangunan Jalan Kawasan Legislatif dan Kawasan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan total nilai mencapai Rp2,9 triliun.

Proyek ini menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

‎Berdasarkan laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc, nilai pengadaan untuk Jalan Kawasan Yudikatif mencapai Rp1,94 triliun.

Pembangunan ini dilaksanakan melalui mekanisme kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC) untuk menghubungkan kawasan-kawasan vital di IKN.

‎“Melalui pembangunan jalan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” tulis keterangan resmi proyek tersebut.

‎Sementara itu, konstruksi Jalan Kawasan Legislatif IKN menelan anggaran Rp982,08 miliar.

Proyek ini memiliki panjang 3,70 kilometer (km) dan juga menggunakan sistem kontrak tahun jamak.

‎Adapun masa pelaksanaan kedua proyek ini berlangsung selama 660 hari kalender sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan.

Proyek jalan ini akan menjadi infrastruktur penghubung strategis bagi kawasan pemerintahan IKN.

‎Meski lelang proyek jalan sudah dibuka, pembangunan gedung di Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN masih belum diumumkan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan tersebut akan masuk dalam tahap II konstruksi IKN.

‎Basuki menyebut tahap II akan mencakup pembangunan kawasan legislatif, yudikatif, serta ekosistem pendukungnya.

Seluruh persiapan, termasuk anggaran, sudah rampung dan siap untuk dilaksanakan.

‎“Semua tahapan persiapan pembangunan tahap kedua telah selesai, termasuk anggaran yang menjadi kelanjutan dari pembangunan tahap pertama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (31/7/2025).

‎Lebih lanjut, Basuki memastikan proses lelang untuk proyek-proyek baru IKN tahap II akan dimulai pada awal Agustus 2025.

Baca Juga:   TERBARU Kondisi Terkini Bandara VVIP IKN Pasca Banjir

“Pembangunan tahap kedua akan dimulai dengan proses lelang pada awal Agustus 2025,” tegasnya. (*/)