BontangTitiknolKaltim

Rp13 Miliar untuk Masa Depan, Bontang Komit Dukung Pendidikan Tinggi

138
×

Rp13 Miliar untuk Masa Depan, Bontang Komit Dukung Pendidikan Tinggi

Sebarkan artikel ini
Beasiswa untuk biaya kuliah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan. Melalui program unggulan “Bontang Pintar”, sebanyak 2.038 mahasiswa dari berbagai jenjang resmi menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal .

TITIKNOL.ID, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan.

Melalui program unggulan “Bontang Pintar”, sebanyak 2.038 mahasiswa dari berbagai jenjang resmi menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Peluncuran program berlangsung meriah di Hotel Grand Mutiara, Selasa malam (14/10/2025), sebagai bagian dari visi Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris untuk membangun generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama, meski kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan.

“Kami pastikan, alokasi mandatory spending pendidikan sebesar 20 persen tetap dijalankan penuh dan benar-benar dimanfaatkan untuk anak-anak Bontang,” tegasnya.

Dari total anggaran Rp20 miliar yang disiapkan, Rp13 miliar telah resmi disalurkan untuk mencover kebutuhan UKT mahasiswa, mulai dari jenjang diploma, sarjana, magister, doktor, hingga pendidikan profesi dan spesialis.

Tak hanya untuk mahasiswa yang kuliah di Bontang, bantuan juga mencakup mereka yang kuliah di luar kota, program jarak jauh, kelas kerja sama, maupun afirmasi.

“Dengan pendidikan yang kalian miliki, Bunda berharap kalian menjadi ujung tombak pembangunan Kota Bontang,” ujar Wali Kota penuh harap.

Untuk menghindari penyalahgunaan program oleh warga luar daerah, Neni menyebutkan bahwa syarat administrasi dipermudah, cukup dengan bukti domisili minimal tiga tahun di Bontang.

Ia juga mendorong para ketua RT dan tokoh masyarakat untuk aktif menyosialisasikan program ini, agar tak ada lagi anak Bontang yang harus berhenti kuliah karena alasan biaya.

“Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak Bontang yang putus sekolah,” ujarnya tegas.

Demi Investasi Karakter

Lebih dari sekadar bantuan biaya kuliah, Neni menilai program ini juga sebagai investasi pembentukan karakter mahasiswa.

Baca Juga:   INILAH Daftar 21 Gubernur Terpilih Pilkada 2024 yang Ditetapkan KPU

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi juga membentuk pribadi yang jujur, berintegritas, dan peduli sesama,” tutupnya. (*)