TITIKNOL.ID, BONTANG – Dominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) kembali menjadi sorotan utama dalam peta perkembangan investasi di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Selama triwulan III tahun 2025, geliat ekonomi daerah ini secara konsisten menunjukkan ketergantungan kuat pada para pelaku usaha dan investor lokal.
Di tengah persaingan regional dan dinamika global, Bontang mampu memamerkan stabilitas dan kinerja investasi yang sangat kompetitif.
Data resmi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat total realisasi investasi periode tersebut mencapai angka fantastis: Rp821 miliar.
Dari jumlah spektakuler itu, porsi PMDN benar-benar mendominasi. Investasi lokal menyumbang Rp789 miliar atau sekitar 96,05 persen dari total keseluruhan.
Kepercayaan Tinggi Investor Lokal
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa dominasi ini adalah bukti nyata.
“Ini menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap iklim usaha, regulasi perizinan, serta stabilitas ekonomi di daerah,” bebernya, Jumat (31/10/2025) di Bontang.
“Pelaku usaha lokal terus aktif berinvestasi di berbagai sektor. Ini bukti nyata bahwa iklim investasi di Bontang cukup sehat dan kondusif,” tambahnya.
Secara rinci, lima sektor utama menjadi motor penggerak realisasi PMDN. Sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi masih menjadi jawara dengan kontribusi mencapai 93,20 persen.
Sektor lain yang turut menyumbang meliputi:
- Transportasi, gudang, dan komunikasi sebesar 2,51 persen.
- Usaha jasa lainnya sebesar 1,78 persen.
- Perdagangan dan reparasi sebesar 1,36 persen.
- Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar 0,55 persen.
Komposisi ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Bontang masih ditopang oleh sektor industri berat.
Namun kini mulai terlihat adanya diversifikasi ke bidang jasa dan perdagangan.
Pelayanan Cepat dan Transparan
Pemerintah Kota Bontang berkomitmen penuh untuk mempertahankan tren positif ini. Caranya adalah dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, mengintensifkan promosi investasi, serta menyediakan data yang transparan dan akurat bagi calon investor.
“Kami ingin menjaga kepercayaan investor dengan memastikan seluruh proses investasi berlangsung cepat, pasti, dan terbuka,” ujar Aspiannur.
Selain itu, DPMPTSP Bontang juga giat berinovasi dalam pelayanan berbasis digital untuk memudahkan proses perizinan dan pelaporan kegiatan penanaman modal.
“Harapannya, investasi yang masuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan serta membuka peluang kerja bagi masyarakat,” tutupnya. (*)












