Titiknol IKN

Menanti Wajah Pusat Kebudayaan IKN, Desain Final Diumumkan 30 Januari 2026

33
×

Menanti Wajah Pusat Kebudayaan IKN, Desain Final Diumumkan 30 Januari 2026

Sebarkan artikel ini
IKN KEMAJUAN INDONESIA - Panorama ibu kota baru Indonesia bernama IKN Nusantara. Bukan sekadar pindah alamat kantor, perjalanan ASN menuju Nusantara adalah babak baru dalam sejarah birokrasi Indonesia yang lebih hijau dan modern. (OIKN)

Siapa sangka, di balik kemegahan IKN, kini giliran ‘Jiwa’ Nusantara yang akan dibentuk. Siapakah arsitek beruntung yang desainnya akan menjadi ikon budaya di ibu kota baru? Simak pengumumannya 30 Januari nanti

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Jika infrastruktur dasar adalah tulang punggung bagi Ibu Kota Nusantara (IKN), maka pusat kebudayaan adalah jiwa yang akan menghidupkannya. 

Setelah melalui proses kurasi ide yang ketat, identitas visual dan ruang bagi denyut seni budaya di Nusantara akan segera terungkap.

Pemerintah melalui Otorita IKN, bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), bersiap mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara pada Jumat, 30 Januari 2026.

Acara bersejarah ini akan dipusatkan di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3, IKN, Kalimantan Timur.

Ketua IAI sekaligus Ketua Dewan Juri Sayembara, Georgius Budi Yulianto, mengungkapkan betapa ketatnya persaingan pada tahap akhir ini.

Menurutnya, proses seleksi telah mengerucut pada gagasan-gagasan yang tidak hanya megah secara estetik, tetapi juga mampu menerjemahkan keberagaman Indonesia ke dalam bahasa arsitektur masa depan.

“Esok, Kamis, kami baru akan melakukan presentasi final. Ini adalah momen krusial di mana para nominator akan memaparkan bagaimana filosofi budaya kita diintegrasikan secara harmonis ke dalam konsep smart forest city,” ujar Georgius Budi yang dikutip, Rabu (28/1/2026).

Bagi IAI, sayembara ini lebih dari sekadar kompetisi desain. Ini adalah pernyataan bahwa arsitek Indonesia memiliki kapasitas penuh untuk merancang bangunan monumental di tanah air sendiri tanpa harus bergantung pada pihak asing.

Dari sisi teknis, perjalanan menuju final tidaklah mudah:

Total Peserta: Sebanyak 35 karya masuk ke meja dewan juri.
Seleksi Tahap Awal: Disaring menjadi 11 karya terbaik.
Kurasi Final: Mengerucut menjadi 3 karya terbaik yang kini bersaing memperebutkan posisi pemenang utama.

Baca Juga:   Australian Independent School Mulai Dibangun di Ibu Kota Nusantara Kaltim, Jokowi Ingin Kelas Dunia

Kehadiran Pusat Kebudayaan ini diharapkan menjadi oase seni sekaligus representasi identitas nasional yang menyatu dengan alam IKN yang hijau.

Publik kini menanti, desain seperti apa yang akan terpilih untuk mewakili wajah kebudayaan Indonesia di masa depan. (*)