Titiknol IKN

Wamenag Pastikan Masjid IKN Siap Digunakan Tarawih Awal Ramadan 1447 H

20
×

Wamenag Pastikan Masjid IKN Siap Digunakan Tarawih Awal Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini
Wamenag Romo Muhammad Syafi’i meninjau progress pembangunan Masjid di Ibukota Nusantara (IKN).

TITIKNOL.ID – Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memastikan kesiapan Masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/2026 M.

Kepastian itu disampaikan usai melakukan peninjauan sekaligus menjadi imam salat subuh di masjid tersebut, Kamis (12/2/2026).

‎“Kami bersyukur hari ini dapat bekerja dan melakukan peninjauan ini. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN,” ujar Wamenag.

‎Ia juga mengungkapkan rencana Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk melaksanakan salat tarawih sekaligus menyampaikan tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan 1447 H.

‎“Bapak Menteri secara khusus meminta saya memastikan bahwa pada 2 Ramadan beliau sudah dapat melaksanakan salat tarawih dan menyampaikan tausiyah di masjid ini. Setelah peninjauan, Insya Allah target tersebut dapat tercapai,” katanya.

‎Wamenag menambahkan, progres pemasangan karpet dan penyiapan ruang-ruang pendukung masih terus berlangsung.

Namun secara umum, kesiapan masjid dinilai telah memenuhi harapan untuk digunakan pada awal Ramadan.

‎Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur Kementerian Pekerjaan Umum, Efry Biaktama Meliala, menjelaskan bahwa masjid tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 29.000 jemaah pada tahap pertama pembangunan.

Pada tahap pengembangan berikutnya, kapasitas ditargetkan meningkat hingga sekitar 60.000 jemaah.

‎Di kawasan masjid juga terdapat berbagai fasilitas penunjang seperti plaza, menara (minaret), serta area komersial yang akan difungsikan sebagai Plaza Ramadan.

Berdasarkan koordinasi dengan Otorita IKN, sekitar 100 tenant disiapkan, dengan 20 tenant berada di area utama tersebut.

‎Efry menambahkan, bangunan masjid terdiri atas empat lantai dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang salat, ruang pertemuan, ruang VIP, area edukasi, hingga fasilitas ramah disabilitas seperti lift, ramp, dan tangga.

Baca Juga:   Kaltim Menuju 3 Besar PON 2028, Sektor Kesehatan Atlet Diperkuat via PPKORI

Desain masjid mengusung konsep sorban tergulung yang berputar searah jarum tawaf saat ibadah haji.

‎Turut hadir dalam peninjauan tersebut Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Kemenag Adiyarto Sumardjono, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur Abdul Kholiq, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Balikpapan Masrivani. (*/)