Politik

Daftar Politikus Senior yang Hijrah ke PSI, dari PDIP hingga NasDem Ikuti Jejak Jokowi?

66
×

Daftar Politikus Senior yang Hijrah ke PSI, dari PDIP hingga NasDem Ikuti Jejak Jokowi?

Sebarkan artikel ini
Langkah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mulai memanaskan mesin politik untuk Pemilu 2029 menjadi sorotan tajam.

Dulu partai anak muda, kini jadi ‘Kandang Gajah’. Simak deretan politikus senior yang resmi bergabung dengan PSI di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep

TITIKNOL.ID, JAKARTA – Peta politik nasional kembali bergerak dinamis. Dalam beberapa bulan terakhir, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan setelah sejumlah politikus senior memutuskan meninggalkan partai lama mereka untuk bergabung dengan partai yang kini identik dengan logo gajah tersebut.

Perpindahan ini bukan sekadar pergantian kartu anggota, melainkan melibatkan tokoh-tokoh yang sebelumnya menduduki jabatan strategis.

Langkah ini dinilai memperkuat posisi PSI di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep dalam menghadapi dinamika politik masa depan.

Berikut adalah deretan tokoh politik yang resmi berseragam PSI:

1. Nina Agustina (Eks PDI Perjuangan)

Keluarga besar “Rumah Gajah” baru saja menyambut Nina Agustina, politikus yang sebelumnya bernaung di PDI Perjuangan.

Nina mengungkapkan bahwa keputusannya pindah haluan telah mendapatkan restu dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menyambut hangat bergabungnya Nina dalam acara di Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

“Selamat datang di keluarga besar Rumah Gajah,” ujar Ahmad Ali.

Nina diproyeksikan akan mengisi posisi strategis di tingkat kepengurusan Jawa Barat.

2. Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse (Eks NasDem)

Gerbong politikus Partai NasDem juga terpantau melakukan migrasi besar ke PSI.

Ahmad Ali dan Bestari Barus resmi bergabung pada 25 September 2025, disusul oleh Rusdi Masse Mappasessu pada 29 Januari 2026.

Menariknya, Bestari Barus mengaku sempat menghadap Presiden Jokowi sebelum memantapkan pilihannya.

“Saya sampaikan niat bergabung, dan beliau menjawab dengan senang hati,” ungkap Bestari.

Saat pertemuan itu berlangsung, Ahmad Ali pun turut mendampingi dalam kapasitasnya yang kala itu masih menjabat Wakil Ketua Umum NasDem.

Baca Juga:   2 Persoalan Kota Balikpapan yang Disampaikan Walikota Rahmad Mas'ud kepada Presiden Jokowi

Pesan Jokowi: PSI Menjadi ‘Partai Super Tbk’

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar pada Januari 2026, Jokowi memberikan apresiasi atas keterbukaan partai ini.

Ia menyebut PSI kini telah bertransformasi menjadi partai yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.

“PSI sekarang telah menjadi partai ‘Super Tbk’. Banyak tokoh nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota yang akan menyusul bergabung,” kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi memberikan peringatan penting bagi internal partai. Menurutnya, semakin banyak tokoh yang bergabung akan membawa keragaman kepentingan dan selera yang berbeda.

“Hati-hati, akan semakin banyak perbedaan. Karena itu, dibutuhkan toleransi, kesatuan visi, dan solidaritas yang kuat untuk menjaga persatuan di antara kita,” pungkasnya. (*)