Kedatangan mereka dari Korea Selatan ada tujuannya yakni membahas kerja sama pembangunan dan pengelolaan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – NAACC Korea Selatan berkunjung ke Kota Balikpapan, yang merupakan beranda Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.
Delegasi dari Korea Selatan itu datang ke Kota Balikpapan karena kantor Otorita Ibu Kota Nusantara sementara diletakkan di Kota Balikpapan.
Kedatangan mereka dari Korea Selatan ada tujuannya yakni membahas kerja sama pembangunan dan pengelolaan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.
Proses penjajakan peluang kerja sama antara Korea Selatan dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN Nusantara) artinya terus dilakukan.
Perwakilan dari National Agency for Administrative City Construction (NAACC) atau Badan Nasional Pembangunan Kota Administratif, mengunjungi Kantor Otorita IKN di Kompleks Pantai Mentari Compound (PMC) Balikpapan, Jumat 21 Juni 2024, press rilis dari OIKN yang diterima Titiknol.id.
Mereka bertujuan membahas peluang kerja sama strategis antar kedua lembaga dalam rangka pembangunan dan pengelolaan Nusantara yang berkelanjutan dan modern.
NAACC merupakan organisasi di bawah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan Kota Administratif Multifungsi (MAC) di Kota Sejong, ibu kota definitif kedua dari Korea Selatan.
Delegasi dari NAACC membawa pejabat senior dan ahli di bidang konstruksi dan perencanaan kota.
Dari dua badan usaha pemerintah Korea Selatan. Yakni Ciguarantee dan Korean Land and Housing Corporation atau LH.
Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya menerima kunjungan perwakilan dari Negeri Ginseng ini.
Kedua belah pihak mendiskusikan mengenai inovasi dalam pembangunan infrastruktur, peluang tender investasi dari Korea Selatan.
Tidak hanya itu, penerapan praktik-praktik berkelanjutan yang telah berhasil diterapkan oleh NAACC dalam pengelolaan kota-kota administrasi di Korea Selatan, juga dibahas dalam pertemuan ini.
Usai menerima perwakilan dari NACC, Achmad Jaka Santos Adiwijaya menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mewujudkan visi Nusantara sebagai ibu kota baru yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan.
“Kerja sama dengan NAACC diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempercepat pembangunan Nusantara. Sebagai pusat pemerintahan yang modern dan efisien, serta memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/6).
Pria berkacamata ini juga menyampaikan bahwa kepastian investasi di IKN telah terjamin dengan payung hukum, yakni Undang-undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN).
Dan dia menyebut delegasi NAACC juga menyatakan antusiasmenya terhadap potensi kerja sama yang akan dijalin dengan Otorita IKN Nuantara.

Untuk negara Korea Selatan sendiri, melihat Ibu Kota Nusantara sebagai proyek yang sangat menarik. Dengan jumlah peluang investasi yang terbuka lebar.
Dan berharap dapat berbagi pengalaman serta teknologi yang mereka miliki untuk mendukung kesuksesan proyek pembangunan ibu kota negara baru ini.
“Kota Sejong dibangun dengan semangat pemerataan pembangunan di Korea Selatan. Sama seperti Nusantara untuk Indonesia. Kami (NAACC) ingin membagi pelajaran sukses dan peluang investasi dengan membawa dua perusahaan milik negara asal Korea Selatan, Ciguarantee dan Korean Land and Housing Corporation,” ucap Park Sang-Ok, Director General Planning and Coordination Bureau NAACC. (*)












