Sosok perempuan berprestasi di bidang olahraga sepak bola tersebut gagal dalam proses PPBD atau Penerimaan Peserta Didik Baru di Balikpapan.
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Edelweizz Auradiva, pemain Timnas Putri U17 Indonesia gagal jadi siswa sekolah negeri di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Informasi tersebut akhirnya ramai jadi pusat perbincangan masyarakat, terutama di media sosial.
Sosok perempuan berprestasi di bidang olahraga sepak bola tersebut gagal dalam proses PPBD atau Penerimaan Peserta Didik Baru di Balikpapan.
Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur memberikan penjelasannya pada Sabtu 6 Juli 2024 dalam disdikbud.kaltimprov.go.id
Melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Muhammad Kurniawan, membeberkan penyebab Edelweizz Auradiva gagal diterima di sekolah negeri Balikpapan.
Informasi yang diperoleh dari SMK Negeri 1 Balikpapan, saat itu Edelweizz Auradiva mendaftar melalui jalur prestasi menggunakan sertifikat prestasi Juara 2 Tingkat Provinsi.
Dengan total nilai akhir setelah penambahan nilai prestasi adalah 421.20 pada pilihan sekolah dan jurusan sebagai berikut:
1. SMK Negeri 3 Balikpapan Jurusan Desain Komunikasi Visual
2. SMK Negeri 1 Balikpapan Jurusan Bisnis Konstruksi Properti
3. SMK Negeri 4 Balikpapan Jurusan Perhotelan
Hasil akhir di sekolah SMK Negeri 1 Balikpapan menunjukkan siswi tersebut tidak dapat diterima dikarenakan nilai akhir siswi tersebut kalah bersaing dengan pendaftar lainnya.
Kala itu, kuota jalur Prestasi Non Akademik yang diterima hanya tiga orang di SMK Negeri 1 Balikpapan dengan nilai terendah 485.80 dan tertinggi 493.80.
Sehingga, kuota untuk Jalur Prestasi Non Akademik jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti SMK Negeri 1 Balikpapan sudah terisi dengan 3 siswa lainnya sesuai hasil total nilai tertinggi.
Sudah Dapat Sekolah
Kini Edelweizz Auradiva sudah mendapatkan sekolah swasta di Kota Samarinda dengan beasiswa penuh di SMK Medika yang beralamat di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda.
Sang ayah, Dedi Achmad, mengungkapkan, Edelweizz Auradiva tetap tidak patah semangat untuk menutut ilmu pendidikan formal dan akan tetap terus raih prestasi di bidang olahraga. (*)












