TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Komunitas Orang Jakarta atau KOJA Balikpapan sukses ikuti kegiatan Pawai Budaya HUT 128 Kota Balikpapan yang berlangsung Minggu 16 Februari 2025 siang.
Satu di antara kepuasan yakni lancar dalam kegiatan pawai budaya 2025. Pada kesempatannya, KOJA Balikpapan dalam pawai HUT 128 Kota Balikpapan suguhkan suatu hal yang baru.
Berupa tiga busana karnival yang terbuat dari bahan daur ulang plastik.
Busana ini karya Dewi Rahmawati, mempersembahkan rancangan fashion yang belum pernah ditampilkan dalam pawai budaya HUT Balikpapan.
Menurut Dewi, aksi tersebut sebagai simbol dan edukasi kepada masyarakat untuk bisa mengolah sampah demi lingkungan Balikpapan yang bersih, tidak menimbulkan volume sampah secara besar-besaran.
“Kan kami dari KOJA usung tema harmonisasi dan kota keberlanjutan yang tekankan pada kota ramah lingkungan,” bebernya.
Dalam pembuatan fashion karnaval daur ulang plastik ini butuh waktu sekitar sebulan, dengan dibantu beberapa tenaga dari anggota KOJA yang lainnya.
Fashion karnival daur ulang plastik buatan Dewi memang kreasi dan inovasi untuk KOJA dengan tampilan dominan warna kuning, pertanda nuansa cerah dan kesejahteraan, juga disusupi dengan motif-motif mekar bunga tanda bumi subur, ramah lingkungan.

Rancangan busana karya Dewi tersebut terinspirasi dari busana Betawi hingga eropa Batavia era Hindia Belanda.
“Kami sajikan juga di busana ada unsur-unsur Dayak, inspirasi dari budaya lokal yang hidup di Kalimantan. Sesuaikan tema yang kita angkat, harmonisasinya,” kata Dewi yang merupakan anggota KOJA yang gemar memasak ini.
Dia sangat berharap, dengan suguhan busana daur ulang plastik dari KOJA bisa memberikan edukasi, sekaligus kampanye terhadap kelestarian alam, berupaya untuk kurangi volume sampah di Balikpapan.
“Tujuannya, pesan moril kami berharap bisa tersampaikan ke seluruh masyarakat. Bisa buat ramai pawai dan menghibur warga,” ujar Dewi. (*)












