Tarakan

Mako Polres Tarakan Diduga Diserang Oknum TNI, 5 Polisi Alami Luka-Luka

463
×

Mako Polres Tarakan Diduga Diserang Oknum TNI, 5 Polisi Alami Luka-Luka

Sebarkan artikel ini
Tangkapan Layar - Detik-detik diduga sekelompok oknum TNI menyerang Mako Polres Tarakan, Kalimantan Utara.

TITIKNOL.ID, TARAKAN – Markas Komando (Mako) Polres Tarakan, Kalimantan Utara, diserang oleh sekelompok oknum anggota TNI pada Senin (24/2/2025) sekitar pukul 23.00 WITA.

Serangan tersebut mengakibatkan lima personel Polres Tarakan mengalami luka-luka dan beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan.

Dilansir dari informasi yang dihimpun, sekitar 20 oknum anggota TNI mendatangi Mako Polres Tarakan dengan menggunakan truk berwarna hijau.

Mereka membawa batu, kayu, dan besi, kemudian langsung melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian yang sedang berjaga.

Akibat serangan tersebut, lima anggota kepolisian mengalami luka-luka, di antaranya Bripda Muhammad Nur Rizky yang mengalami luka robek di kepala dan lebam di lengan kiri, serta Bripda I Putu Anugerah yang mengalami luka robek di bagian belakang kepala.

Selain itu, tiga personel lainnya—Bripda Fauzan Hidayat, Bripda Rahmat Kurniawan, dan Bripda Richard Pasambo—mengalami luka lebam di berbagai bagian tubuh.

Saat ini, kelima korban masih menjalani perawatan di RSUD Jusuf SK.

Selain melukai anggota kepolisian, para pelaku juga merusak sejumlah fasilitas di dalam Mako Polres Tarakan.

Beberapa barang inventaris seperti meja dan kursi di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) mengalami kerusakan.

Selain itu, beberapa kaca di ruang Kapolres, ruang ETLE, dan ruang SPKT pecah akibat serangan tersebut.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 22.45 WITA, ketika truk yang membawa para oknum TNI datang dari arah tempat hiburan malam (THM) dan berhenti di depan Bank Mandiri di Jalan Yos Sudarso.

Sekitar 20 orang turun dari truk dan langsung berjalan menuju Mako Polres Tarakan sambil membawa batu, kayu, dan besi.

Mereka kemudian menyerang anggota yang berjaga dan melakukan perusakan terhadap fasilitas kantor.

Baca Juga:   Gathering Generasi Digital di PPU, Kemenko PMK Sebut Generasi Muda Jadi Influencer Positif untuk Indonesia Emas 2045

Saat mobil patroli piket tiba di lokasi, para oknum TNI tersebut berusaha mengejar anggota kepolisian yang baru datang, bahkan melakukan pengeroyokan terhadap Bripda I Putu Anugerah di sekitar Jalan Yos Sudarso, dekat McDonald’s.

Dalam insiden ini, para pelaku juga merampas senjata laras panjang milik anggota kepolisian.

Selain menggunakan batu dan kayu, para pelaku diduga juga membawa senjata api laras pendek (airsoft gun) serta senjata tajam seperti sangkur dan kerambit saat melakukan penyerangan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI terkait insiden ini.

Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap motif dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. (*/)