News google
Berau

Kampung Bena Baru di Berau Kaltim, Andalkan Budaya jadi Daya Tarik Pariwisata

×

Kampung Bena Baru di Berau Kaltim, Andalkan Budaya jadi Daya Tarik Pariwisata

Sebarkan artikel ini
KAMPUNG BUDAYA BERAU - Kampung Bena Baru di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur dianggap sebagai kampung budaya. Agenda terkait dunia kepariwisataan terus digencarkan, Rabu (5/6/2024). 

“Jadi akan ada sajian unik dan berbeda yang tidak bisa dinikmati di tempat lain, ya akan banyak yang kesini.”

TITIKNOL.ID, BERAU – Kampung Bena Baru di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur dianggap sebagai kampung budaya. Agenda terkait dunia kepariwisataan terus digencarkan. 

Cerminan masyarakatnya yang heterogen membuat pesona kampung ini layak untuk dikunjungi dan dinikmati. 

Nuansa desa menjadi khas tersendiri bagi Kampung Bena Baru Berau. 

Satu di antara wujud untuk terus mengenalkan Kampung Bena Baru Berau jadi kampung budaya dan mendongkrak pengunjung turis, dibuatlah event menarik. 

Baru-baru ini menggelar Festival Budaya Lesung Osap di Kampung Bena Baru, Berau, Kalimantan Timur. 

Event ini merupakan bagian dari rasa syukur masyarakat setempat. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Ilyas Natsir pada Rabu (5/6/2024). 

Bagi Ilyas Natsir, kesuksesan gelaran tersebut tidak lepas dari komitmen pemerintah kabupaten bersama warga kampung untuk memajukan desa dan membuat hidup perkampungan. 

“Semangat ini bisa terus dijaga dan ditularkan ke warga kampung lainnya,” ujar Ilyas. 

Menurutnya, perlu ada gebrakan, tingkatkan kreativitas dan inovasi yang bisa memberi daya kemajuan Kampung Bena Baru, Berau. 

“Jadi akan ada sajian unik dan berbeda yang tidak bisa dinikmati di tempat lain, ya akan banyak yang kesini” tuturnya. 

Berharap dunia wisata Kampung Benar Baru terbangun dan terkenal ke penjuru daerah akan memberikan efek bagus bagi perkembangan ekonomi daerah, terutama pelaku usaha menangah dan kecil mikro pasti akan menggeliat. 

“Kebudayaan itu jadi daya tarik sendiri dalam atraksi destinasi wisata,” beber Ilyas. (*)