News google
Sangatta

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Sering Dapat Pesan WhatsApp, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Rusak

×

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Sering Dapat Pesan WhatsApp, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Rusak

Sebarkan artikel ini
JALAN RUSAK KUTIM - Bupati Ardiansyah Sulaiman sering kali mendapatkan laporan aspirasi soal kondisi jalan rusak di Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (11/6/2024). Pengerjaan jalan rusak Poros Sangatta-Rantau Pulung akan diambil alih oleh Pemkab Kutai Timur.  (Instagram @prokutim)

“Hampir setiap hari saya menerima masukan dari warga, disampaikan pesan via WA dari warga Rantau Pulung yang mengeluhkan kondisi jalan.”

TITIKNOL.ID, SANGATTA – Kondisi jalan di Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur dalam keadaan buruk. Tak ayal, Bupati Ardiansyah Sulaiman sering kali mendapatkan laporan aspirasi soal jalan rusak ini. 

Dijelaskan oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung masih rusak. Seringkali dirinya mendapatkan laporan dari warga soal keadaan jalan rusak parah. 

Mereka para warga yang melapor ingin keadaan Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung mulus bagus agar nyaman dan aman saat melintas. 

“Hampir setiap hari saya menerima masukan dari warga, disampaikan pesan via WA (WhatsApp) dari warga Rantau Pulung yang mengeluhkan kondisi jalan,” ungkap Bupati Ardiansyah pada Selasa (11/6/2024).

Kondisi Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung semakin buruk ketika hujan turun deras, kondisi jalan jadi becek, kotor, sangat tidak nyaman untuk dilintasi. 

Karena itu, tegas Ardiansyah, jalan tersebut harus segera dikerjakan. Tidak boleh ditunda-tunda karena masyarkat sudah sangat butuh infrastruktur jalan yang layak dan aman. 

Pihak perusahaan tambang yang harusnya menangani namun tidak segera dikerjakan, terlunta-lunta maka pemerintah kabupaten yang harus siap ambil alih penanganan jalan rusak. 

Langkah konkritnya, Bupati Ardiansyah memberikan instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kutai Timur untuk surati ke sebuah perusaahan tambang PT KPC. 

Beritahukan, pengerjaan jalan rusak Poros Sangatta-Rantau Pulung akan diambilalih oleh Pemkab Kutai Timur. 

“Perbaikan jalan itu akan kami ambil alih. Seyogyanya jalan itu selesai di tahun 2023, namun kenyataannya sampai saat ini belum ada progres, kemajuan,” tegas Ardiansyah. 

Baca Juga:   Pesta Adat Lom Plai di Kutim, Warga dan Hewan Dilarang Melintas saat Ritual Embos Min

Menurut Bupati Ardiansyah, pengerjaan Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung di Kutai Timur sifatnya terpisah-pisah, tidak bisa secara menyeluruh. Akan dikerjakan beberapa kilometer dulu, tidak bisa semuanya.  

“Kami rencanakan, bangunnya akan dimulai tahun ini, namun pengerjaannya tidak bisa sekaligus sebab sudah masuk di persiapan anggaran perubahan,” tuturnya. (*)