Balikpapan

Anak Muda Balikpapan Masih Selektif Pilih Pekerjaan, Lowongan Banyak karena Efek IKN

342
×

Anak Muda Balikpapan Masih Selektif Pilih Pekerjaan, Lowongan Banyak karena Efek IKN

Sebarkan artikel ini
LOWONGAN KERJA - Ilustrasi pekerja membawa barang produksi menggunakan sepeda motor, melintasi depan RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Terbukanya lowongan kerja secara meluas tidak terlepas dari tumbuhnya ekonomi Balikpapan dan muncul perusahaan-perusahaan yang berkembang dan bertumbuh. (Titiknol.id/Dehen Bakena)

Anak Muda Balikpapan Masih Selektif Pilih Pekerjaan, Lowongan Banyak karena Efek IKN

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Kaula muda di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur masih pilah-pilih lapangan kerja, selektif memilih jenis pekerjaan. 

Melihat kondisi itu, beberapa perusahaan akhirnya sempat mengalami kesulitan mendapatkan sumber daya manusia. 

Dijelaskan oleh Ani Mufaidah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan, menyatakan, sudah hal yang umum, para pencari kerja asal Balikpapan masih selektif dalam membidangi kerja. 

Padahal ada beberapa perusahaan yang memang sedang butuh tenaga kerja akhirnya kesulitan karena dianggap tidak masuk kriteria yang dinginkan para pencari kerja. 

“Kalau anak Balikpapan itu pilih-pilih kerja, itu sudah bukan rahasia, jadi bukan karena bermasalah, ya memang pilih-pilih saja,” katanya. 

Dia menggambarkan, sekarang ini Kota Balikpapan sedang mengalami kemajuan, dinamis bergerak ke arah yang progres sebab ada dampak dari adanya pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. 

Pembukaan lapangan kerja di Balikpapan memang tidak terkait dengan penempatan di proyek Ibu Kota Nusantara akan tetapi efek dari proyek ini muncul denyut nadi usaha. Di antaranya restoran hingga perhotelan.

“Saat buka job fair, hotel-hotel cari tenaga kerja, Rekrutmen perhotelan naik,” ungkapnya. 

Mengacu pada data yang dihimpun BPS Balikpapan, disebutkan, jumlah tenaga kerja lokal mengalami kenaikan dalam periode tahun 2020 hingga 2023.

Spesifiknya, di tahun 2020 total pekerja sebanyak 47.338 orang;

Pada tahun 2021 bertambah menjadi 77.953 orang;

Di tahun 2022 di angka 103.969 orang;

Dan terakhir pada tahun 2023 mencapai 223.925 orang.

Kata Ani Mufaidah, terbukanya lowongan kerja secara meluas tidak terlepas dari tumbuhnya ekonomi Balikpapan dan muncul perusahaan-perusahaan yang berkembang dan bertumbuh. (*)

Baca Juga:   3 Korban Tewas Selama Operasi Ketupat Mahakam, Turun Dibandingkan Jumlah Lakalantas Tahun Lalu

LOWONGAN KERJA – Ilustrasi pekerja membawa barang produksi menggunakan sepeda motor, melintasi depan RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Terbukanya lowongan kerja secara meluas tidak terlepas dari tumbuhnya ekonomi Balikpapan dan muncul perusahaan-perusahaan yang berkembang dan bertumbuh. (Titiknol.id/Dehen Bakena)