Balikpapan

14 Tuntutan Mahasiswa Balikpapan Tolak Indonesia Gelap, Begini Reaksi DPRD  

419
×

14 Tuntutan Mahasiswa Balikpapan Tolak Indonesia Gelap, Begini Reaksi DPRD  

Sebarkan artikel ini
PROTES INDONESIA GELAP - Kali ini para mahasiswa dari berbagai aliansi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudiran, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/2/2025). (Titiknol.id)

 TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Para mahasiswa di Balikpapan sampaikan 14 tuntutan kepada DPRD Balikpapan yang mengusung tema Indonesia Gelap pada Jumat (21/2/2025). 

Mereka mahasiswa tergabung dalam wadah Aliansi Mahasiswa Kota Minyak, membawa spanduk bertuliskan “Rakyat Sudah Muak, Saatnya Mengatakan Cukup.” 

Mereka membawa sejumlah spanduk bertuliskan beberapa protes terkait kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran. 

Mereka juga melakukan aksi bakar ban dan memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Balikpapan.

Terdapat beberapa kebijakan yang dinilai bermasalah di mata para mahasiswa.

Sehingga para pendemo ini sampaikan 14 tuntutan. 

Yakni sebagai berikut: 

1. Menuntut Presiden Mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 terkait penetapan pemangkasan anggaran yang tidak berpihak pada rakyat.

2. Menuntut Presiden mengehentikan program kerja Makan Bergizi Gratis (MBG) karena menjadi beban besar bagi anggaran negara.

3. Menuntut Presiden Prabowo Subianto mengembalikan program pendidikan sebagai prioritas utama.

4. Menuntut pembatalan UU Minerba terkait pemberian wilayah izin usaha pertambangan bagi ormas keagamaan, perguruan tinggi, dan UMKM.

5. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memperketat pengawasan di jalan tol IKN-Balikpapan

6. Mendorong pemerintah pusat melakukan perbaikan dampak pembangunan Jalan Tol IKN-Balikpapan.

7. Menuntut pemerintah kota Balikpapan mengawal proses ganti rugi yang belum selesai terkait dampak pembangunan Jalan Tol IKN-Balikpapan.

8. Menuntut Pemerintah memperketat pengawasan jam operasional alat berat atau tronton.

9. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memberikan hukuman tegas pada perusahaan yang melanggar jam operasional.

10. Memberikan apresiasi pada masyarakat yang melaporkan pelanggaran jam operasional alat berat oleh perusahaan

11. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan memperketat pengawasan dan menindak tegas truk trailer dan tronton yang parkir di bahu jalan di kawasan Km. 8 hingga Km. 15 Balikpapan.

Baca Juga:   Ancam Anies Baswedan saat Live TikTok, Pemilik Akun IG @rifanariansyah Ditangkap Polda Kaltim

12. Menuntut Pemerintah kota Balikpapan menyelesaikan permasalahan banjir di Balikpapan khususnya GPA.

13. Menuntut pemerintah kota Balikpapan menyediakan air bersih pada masyarakat Kota Balikpapan.

14. Mendesak DPRD kota Balikpapan melaporkan pihak pengembang BSB karena telah mereklamasi tanpa izin. 

Reaksi DPRD Balikpapan

Mereka para pengunjuk rasa sampaikan ke DPRD Balikpapan, secara kebetulan di parlemen ada Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Simon Sulean.

Kala itu Simon turun langsung menemui para demonstran untuk mendengarkan aspirasi mereka.

Ia berjanji akan menampung seluruh tuntutan yang disampaikan dan membahasnya dengan pimpinan DPRD.

“Saya akan menerima aspirasi dan masukan mahasiswa, dan kami akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk menyampaikan hal ini ke pusat,” tutur Simon di hadapan para pengunjuk rasa.

Namun, pernyataan tersebut belum sepenuhnya memuaskan para peserta aksi.

Mereka tetap bersikeras untuk bertemu langsung dengan pimpinan DPRD agar tuntutan mereka dapat disampaikan secara lebih tegas. (*)