Titiknol IKN

Tak Hanya untuk ASN, Pemerintah Siapkan Rusun Rakyat di IKN: Petani hingga Wartawan Dapat Jatah Rumah Subsidi

450
×

Tak Hanya untuk ASN, Pemerintah Siapkan Rusun Rakyat di IKN: Petani hingga Wartawan Dapat Jatah Rumah Subsidi

Sebarkan artikel ini
penampakan rusun IKN. (HO/Istimewa)

TITIKNOL.ID – Pemerintah memastikan akan membangun rumah susun (rusun) untuk masyarakat umum di Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak hanya untuk aparatur negara seperti ASN, TNI, dan Polri.

Hal ini ditegaskan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau proyek rusun di IKN, Sabtu (17/5/2025).

“TNI, Polri, dan ASN memang penting. Tapi jangan lupa rakyat juga berhak tinggal di IKN. Kita akan bangun rusun untuk mereka juga,” ujar Maruarar, yang akrab disapa Menteri Ara, seraya menekankan pentingnya membangun dari bawah.

Ia menyebut, setelah merampungkan 27 dari total 47 tower yang direncanakan, tahun ini pemerintah akan melanjutkan pembangunan 20 tower tambahan.

Namun ia menegaskan agar tidak ada proyek yang terbengkalai.

“Saya belajar dari banyak kasus rusun mangkrak di berbagai daerah. Di IKN tidak boleh terjadi. Dengan Pak Basuki sebagai Kepala Otorita IKN, saya yakin pembangunan akan sukses. Beliau itu tangannya dingin,” katanya.

Tak hanya fokus di IKN, Menteri Ara juga membawa kabar baik bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Tahun ini pemerintah menargetkan pembangunan 350.000 unit rumah subsidi yang sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

“Bayangkan 350.000 rumah, masing-masing 60 meter per unit, lengkap dengan fasilitas umum. Ini peluang besar bagi pengembang. Tapi ingat, kualitas nomor satu. Kalau bagus, saya puji. Kalau jelek, saya tegur,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk pertama kalinya rumah subsidi akan dialokasikan secara adil: 20.000 unit untuk petani, 20.000 untuk nelayan, 20.000 untuk pekerja migran, 20.000 untuk guru, 30.000 untuk tenaga kesehatan, dan 3.000 untuk wartawan.

“Wartawan juga rakyat. Ini bukan sogokan. Kalau mereka berpenghasilan rendah dan memenuhi syarat, mereka berhak. Kita bicara keadilan sosial di sini,” jelasnya.

Baca Juga:   Disperkimtan PPU Segera Serahkan 27 Unit Rumah Bagi Korban Tanah Longsor di Desa Telemow

Menteri Ara juga mengajak para pengembang untuk bersiap menyambut peluang besar ini.

“Kalau mau menuju Indonesia Emas, kita butuh SDM unggul, rumah yang layak, dan pengusaha yang jujur,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyambut baik rencana rusun untuk masyarakat umum.

Ia menyebut kebijakan ini sebagai bukti bahwa pembangunan IKN kini semakin inklusif dan berkeadilan.

Seluruh proses perizinan, kata dia, akan dikawal ketat agar pembangunan berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran. (*)