Titiknol IKN

Jalan Utama Kawasan Pusat Pemerintahan IKN Hampir Tuntas, OIKN Kebut Konektivitas Kawasan Strategis

92
×

Jalan Utama Kawasan Pusat Pemerintahan IKN Hampir Tuntas, OIKN Kebut Konektivitas Kawasan Strategis

Sebarkan artikel ini
TIDAK PILIH IKN - Ilustrasi kondisi kawasan pusat pemerintahan di IKN Nusantara, Kalimantan Timur pada awal Juli 2025. Berbeda dengan zaman Presiden Jokowi, kali ini Presiden Prabowo Subianto memilih Kota Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan upacara hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025. (Titiknol.id)

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus mengebut pembangunan jaringan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Infrastruktur ini menjadi elemen krusial dalam menghubungkan berbagai kawasan strategis, mulai dari pusat pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga kawasan perumahan.

‎Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai tulang punggung konektivitas KIPP terus dilakukan.

Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan Jalan 1B–1C yang dirancang sebagai jalan utama di kawasan inti IKN.

‎“Percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai tulang punggung konektivitas KIPP IKN terus dilakukan. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan Jalan 1B–1C,” ujar Basuki di Nusantara, Kamis.

‎Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan, yakni Paket A hingga G.

Secara keseluruhan, rata-rata progres pembangunan telah mencapai sekitar 99 persen.

‎Jaringan jalan ini tidak hanya berfungsi mendukung mobilitas harian, tetapi juga menjadi penghubung antarfungsi kawasan yang akan menopang aktivitas pemerintahan serta kehidupan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

‎Untuk Paket A, progres pembangunan telah mencapai 99 persen. Paket ini merupakan jalan pada Seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 hingga Lapangan PSSI.

‎Sementara itu, Paket B dan Paket C telah rampung 100 persen. Paket B merupakan jalan Seksi 2 sepanjang 1,9 kilometer yang melintasi sejumlah persil strategis, termasuk kawasan Sekolah Al-Azhar.

Adapun Paket C merupakan jalan Seksi 3 sepanjang 1,8 kilometer yang melayani akses menuju kawasan pendidikan Sekolah Taruna Nusantara.

‎Paket D juga telah tuntas 100 persen. Jalan pada Seksi 5 sepanjang 2,2 kilometer ini berfungsi mendukung konektivitas antarkawasan, khususnya menuju persil investasi pergudangan Sunhub.

Sedangkan Paket E yang merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 kilometer telah mencapai progres 99 persen dan menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada.

‎Untuk Paket F, pembangunan telah selesai 100 persen. Jalan sepanjang 2,5 kilometer ini menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo hingga terhubung ke luar Tol Pulau Balang.

Baca Juga:   ASN BIN Mulai Pindah ke IKN Juni 2025, Kementerian PANRB: Dilakukan Bertahap dan Sudah Dipetakan

Sementara Paket G juga telah terealisasi 100 persen, berupa jalan Seksi 4 sepanjang 1 kilometer yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.

‎Basuki menegaskan, pembangunan Jalan 1B–1C menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien di KIPP IKN.

Keberadaan jaringan jalan utama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, serta hunian aparatur negara dan masyarakat di Ibu Kota Nusantara. (*/)