Berau

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta 15 Titik Jalan Rusak Harus Diperbaiki Segera

404
×

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta 15 Titik Jalan Rusak Harus Diperbaiki Segera

Sebarkan artikel ini
JALAN RUSAK BERAU - Penampakan titik lokasi yang dianggap rusak, ruas jalan longsor yang berada di sepanjang jalan simpang 3 Maluang sampai batas Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (3/2/2025). (HO/Pemkab Berau)

TITIKNOL.ID, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih meminta ada 15 titik jalan rusak yang harus diperbaiki segera. 

Setelah ditetapkan dalam status tanggap darurat oleh Pemkab Berau, Balai Besar Penanganan Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur segera melakukan perbaikan.

Titik lokasi yang dianggap rusak ialah ruas jalan longsor yang berada di sepanjang jalan simpang 3 Maluang sampai batas Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (3/2/2025). 

Jalan Rusak di Simpang 3 Maluang Berau-Bulungan, 

Total ada enam titik jalan yang telah diperbaiki pada tahun 2024 lalu.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan BP2JN dalam perbaikan jalan tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menetapkan status tanggap darurat sebagai dasar perbaikan jalan tersebut.

“Meskipun ini jalan nasional tapi masuk dalam daerah kita, Harapannya bisa diperbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah. 

Termasuk mendukung kelancaran perekonomian daerah. 

Karena jalan ini merupakan penghubung utama dengan Provinsi Kalimantan Utara dan mendukung kunjungan ke destinasi wisata Pulau Derawan dan sekitarnya.

Dari hasil peninjauan yang telah dilakukan sebelumnya, diketahui ada 21 titik longsor yang terjadi di Jalan Maluang sampai perbatasan Berau-Bulungan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih berharap perbaikan ruas jalan lainnya bisa dilakukan pada tahun 2025 ini. 

Dia tegaskan, masih ada 15 titik lagi yang harus diperbaiki, Semoga tahun ini bisa dilanjutkan lagi.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah cepat BP2JN yang telah memperbaiki enam titik karena itu cukup parah,” katanya.

Sebelumnya dari audiensi BP2JN ke Pemkab Berau diketahui bahwa jalan nasional yang ada di Kabupaten Berau dibagi dalam tiga segmen, yaitu:

  • Ruas jalan SP3 Muara Wahau-Batas Kabupaten Kutim;
  • Kelay-Labanan sepanjang 123,25 kilometer;
  • Labanan-Tanjung Redeb.
Baca Juga:   BPBD Berau Imbau Warga untuk Rajin Gali Informasi Cuaca BMKG

Kota Tanjung Redeb-Gunung Tabur – batas Bulungan sepanjang 85,83 kilometer dan ruas jalan Gunung Tabur – Usiran – Tanjung Batu sepanjang 108,40 kilometer. 

Untuk bencana longsor yang terjadi di ruas jalan simpang 3 Maluang-Batas Bulungan terjadi pada bulan Maret 2024.

Akibat curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan longsor sepanjang 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

Kemudian pada April, terjadi lagi longsor sepanjang 29 meter dengan kedalaman 3,5 meter. (*)